“Cinmi”

image

Berawal dari rasa kasihan menemukan dua ekor bayi kucing mengeong-ngeong didepan rumah, terlantar begitu saja dalam keadaan hujan deras disertai petir timbul empati untuk memindahkan dua kucing mungil itu kedalam rumah, setidaknya sampai esok pagi. Ternyata niat ingin memelihara muncul karena anak kucing yang cute sekali.

image

Cinmi dan Atir

Jadinya setiap hari perhatian terbagi ke si kucing, pulang-pulang dirumah kucing ini merengek kelaparan, mulai lah saya rajin menyisakan apa yang saya makan bahkan jika membeli nasi bungkus saya tak sungkan meminta sampah sisa ikan buat kucing. Saat libur panjang tiba, saya memutuskan untuk membawa pulang kucing ini ke kampung. Tak tega rasanya membayangkan kucing ini mengeong-ngeong selama dua minggu.

image

Tidurnya Cinmi

Diawal kehadirannya, kucing ini  sangat mengganggu aktifitas keluarga dirumah. Orang tua risih kucing menggigit tumit kaki, mendekati lingkaran makanan pada saat makan malam, belum lagi menganggu kekhusukan shalat. Nasib kucing pun terancam dibuang, tetapi urung karena adikku suka kucing ini.

Kini kucing ini sangat dimanjakan se isi rumah. Tingkah nya lucu dan menggemaskan, dia akan mengejar derap kaki, sukanya main terus. Disitulah daya tariknya sehingga semua perlakuan se isi rumah berubah. tak jarang ikan khusus dibelikan ibu buat si kucing, bahkan ayah sering meggerakkan seutas tali dan lidi. Jika mudik atau rumah ditinggalkan tanpa penghuni, kucing inipun ikut. Perjalanannya tak hanya antar kota dalam provinsi tapi sampai antar provinsi.

Posted from WordPress for Android

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s