Near Miss 2 pesawat B747

Tampilan radar

Aturan Internasional untuk memisahkan ketinggian dua pesawat yang akan ketemu di udara adalah 1000 kaki atau 330 meter. ketetapan itulah yang diterapkan hampir diseluruh dunia menurut badan penerbangan dunia ICAO di bawah bendera PBB. setali tiga uang perkembangan teknologi penerbangan semakin canggih baik persaingan keunggulan dua pabrik pesawat Boeing Vs Airbus serta didukung kecanggihan dalam peralatan navigasi dan avionik pesawat seperti TCAS, ACAS, GPS dan Radar. namun celah antara aturan yang ketat dan kecanggihan terjadi nyata di atas negara Scotlandia.

Dua pesawat jumbo buatan Boeing tipe B747 berpenumpang hampir seribu orang nyaris saja bertabrakan satu sama lain, pada awalnya perbedaan posisi keduanya hanya dipisahkan jarak lateral 35 NM walaupun ketinggian kedua nya hampir sama. pesawat A di FL339 atau sama dengan 33900 kaki / 11 km diatas permukaan laut sedangkan pesawat B di FL340 / 11 km lebih sedikit, keduanya hanya terpaut 100 kaki atau 30 meter. hal ini menjadi sangat berbahaya ketika kedua nya bergerak saling mendekat atau istilah nya Konverging dalam perubahan detik demi detik seperti pada gambar dibawah ini

Diagram berdasarkan data Radar

Apa jadinya jika kedua pesawat ini bertemu pipi. sudah pasti dunia penerbangan akan heboh karena korban tabrakan udara hampir 1000 nyawa. hal ini sebenarnya tak akan terjadi bila saja tidak ada salah interpretasi antara masing-masing pilot, namun manusia tidak ada yang sempurna. padahal pemandu lalu lintas udara atau Air Traffic Controller (ATC) sudah memberikan instruksi berbelok ke kiri untuk pesawat A yang ada disebelah kiri dan bergerak ke kanan untuk pesawat B yang ada di posisi kanan dalam tampilan radar. ternyata dalam pergantian detik demi detik kedua pesawat ini malah mendekat satu sama lain. ATC juga kurang aware monitor traffic yang sangat pada berseliweran diatas negeri ratu Elizabeth iniyang mana perintahnya tidak sesuai diterima masing-masing pilot.

 

Monitor Radar di Internet

ketika kedua nya hampir tabrakan dan hanya terpisah 10 NM kedua peralatan canggih yang ada di kokpit mengeluarkan suara tanda bahaya dari alat yang bernama ACAS, airborne collision avoidance system. seketika kedua pesawat bergerak menjauh. investigasi yang dilakukan oleh pihak yang berwenang masih mendalami mengapa Empat pilot kedua pesawat sampai salah dalam mendengar instruksi yang diberikan ATC. padahal callsign atau panggilan dari kedua pesawat jelas berbeda dan sistem komuniasi radio terdengar jelas. semoga peristiwa hampir terjadi kecelakaan atau disebut dengan Near miss tidak terjadi di Indonesia. karena beberapa bandara strategis di indonesia tidak mempunyai fasilitas monitor Radar padahal di atas bandara tersebut banyak pesawat yang melintas yang disebut pesawat overflying.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s