Air Terjun Lhoong

image

Lhoong Waterfall

Kota Banda Aceh dan sekitarnya selain terkenal dengan wisata pantai, ternyata ada keindahan alam lainnya seperti Air Terjun, Bendungan dan Waduk buatan. Jarak tempuh juga tidak terlalu jauh dari pusat Kota Banda Aceh, namun sebaiknya perlu persiapan yang matang sebelum melakukan perjalanan karena tidak semua rute jalannya mulus. Ada beberapa rute yang tikungan tanjakan bukit sampai jalan batu kerikil yang belum di aspal.

Air Terjun Lhong Suhom berada desa Krueng Kala, kecamatan Lhoong,  Kabupaten Aceh Besar, 55 KM dari kota Banda Aceh dan terletak di jalan lintas pantai barat aceh menuju kota kabupaten seperti Meulaboh, Tapaktuan dan kota lainnya. Dinamakan Suhom karena arti suhom terjemahan Bahasa Aceh adalah Air Terjun. Air terjun ini terletak 2 KM dari jalan raya Banda Aceh – Calang.

Transportasi apa saja memungkinkan untuk menjangkau lokasi diatas. Sepeda motor atau mobil dengan kecepatan standar 60 KM/Jam sambil menikmati perjalanan menyusuri bibir pantai Barat hanya membutuhkan waktu 70 menit. Perjalanan ini akan melewati persimpangan menuju Pantai Lampuuk yang terkenal dengan Pasir Putihnya, Pantai Lhok Nga, Pabrik Semen PT. Lafarge serta desa Leupung yang merupakan lokasi pemandian berupa Bendungan Brayeun. Hendaknya sebelum mencapai desa Lhoong harus mewaspadai perjalanan menanjak bukit dengan tikungan-tikungan tajam dan terjal. Hingga di Kilometer ke 53 terpampang tulisan Air Terjun Suhom, Lhoong.

Ketinggian Air Terjun ini 20 meter  dengan dua aliran tumpah di bebatuan besar dan cadas. Tidak seperti Air Terjun di lintas sumatera barat yang tumpah bah langsung ke kumpulan air. Namun aliran tepat di bawah bebatuan seperti kolam berdiameter 4 meter sangat dalam, berwarna hijau dengan kedalaman berkisar lebih dari 5 meter sehingga terdapat tulisan pada sebuah batu besar tidak jauh dari Air Terjun tersebut yang mengingatkan setiap pengunjung yang mandi.

image

Warning for not able to swim

Disekitar Air Terjun terlihat banyak Pohon Durian. Menurut warga yang berjualan makanan dan minuman di area Air Terjun, biasa di musim durian banyak warga yang berjualan durian di sekitar Air Terjun. Tidak hanya di desa Suhom, desa lainnya di kecamatan Lhoong banyak terdapat Durian sehingga dalam perjalanan kita akan menemukan penjual Durian di tikungan-tikungan jalan, beristirahat sambil memanjakan pemandangan pantai pasir putih dan laut hijau muda dari kejauhan.

image

Enjoyable to discuss

Bagi yang Camping tidak perlu mencari penginapan jauh dari lokasi karena ternyata banyak pengunjung yang camping dengan mendirikan tenda yang tak jauh dari Pusat Air Terjun. Selain banyak tenda-tenda penjual makanan terdapat  juga Mushola Umum yang dilengkapi Empat bilik untuk berwudhu. Hal menarik lainnya masyarakat setempat memamfaatkan deras nya aliran sungai menjadi sumber energy listrik tenaga Mikrohidro untuk mencukupi kebutuhan listrik di desa Kreung Kala sebanyak 200 KK (Kepala Keluarga).

image

Menikmati ngopi di pinggir sungai

Posted from WordPress for Android

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s