Sabang Agustusan

image

Near by Red-White Flag

Banyak orang di negeri ini pernah mendengar kota “Sabang”, ujung pulau sumatera Aceh. Seperti judul lagu ini “dari Sabang sampai Merauke..” berujung kota Merauke di Provinsi Papua. Tetapi tidak semua anak bangsa pernah datang ke tempat tersebut, seperti saya ini, walaupun saya tinggal 15 km dari pulau sabang namun tidak serta merta saya menginjakkan kaki di sabang. Barulah pada tahun 2012 bertepatan dengan HUT Indonesia yang ke 56 saya menyambangi pulau paling ujung barat indonesia. Itu juga bukan sesuatu yang direncanakan karena kebetulan ada pekerjaan dari kantor untuk site audit beberapa menara pemancar sinyal dari operator telekomunikasi swasta.
Berhubung keberangkatan kami menyeberang pulau tepat di tanggal merah, memperingati hari kemerdekaan indonesia sehingga berpengaruh pada aktifitas pelayanan publik seperti perkantoran dan pelabuhan. Di pelabuhan ulee lhee pada hari biasa jadwal kapal motor yang menyeberang ke sabang pada Pagi dan setelah siang, namun hari itu terpaksa jadwal molor sampai jam 11. Belum lagi antri memasukkan mobil, truk dan sepeda motor. Inilah kali pertama saya menggunakan transportasi laut.

image

Dek kapal

Kapal motor bertolak pukul 11 siang bersamaan dengan kapal cepat ferry. Kapal motor lebih dulu mengangkat jangkar namun setelah lima menit kapal cepat telah meninggalkan galangan kapal. Jika kapal motor membutuhkan waktu 2 jam, kapal cepat hanya ditempuh dalam waktu 45 menit. Bagi yang punya riwayat mabok laut hindari naik kapal cepat ferry jika tidak seisi perut anda akan berpindah ke kantong kresekan.

image

Kapal cepat Ferry

Kapal motor ini terdiri dari tiga tingkatan, tingkat dasar sebagai perut kapal berisikan parkiran mobil, barang angkutan. Tingkatan selanjutnya tempat khusus penumpang dengan banyak tempat duduk berbaris rapi terhubung satu sama lain menghadap ke arah TV berukuran 29′ inci. Di tingkatan atas sebagai tempat kemudi dan diisi empat Sekoci masing-masing dua dikiri dan dua dikanan. Persis di ujung lantai tiga atau pertengahan ukuran panjang kapal ada bendera Merah Putih. Disinilah momentum kebanggaan mencium bendera di atas perairan nusantara sambil diphoto in.. mungkin saking seringnya didarat kali ya..so sekalinya di laut kegirangan bercampur narsis.

image

Sepanjang perjalanan kami duduk didekat sekoci sambil sesekali melihat ke arah kapal tongkang nelayan jyang sedang mencari ikan. Pemandangan luar biasa berikutnya adalah pergerakan kapal diikuti oleh beberapa ekor lumba-lumba di sisi kiri kapal. Inilah the Real National Geografic pikirku. Lumba-lumba bermain riang, saling berlomba mengikuti lajur kapal, tak lama tontonan itupun usai tiba-tiba mereka menghilang satu per satu meninggalkan kapal. Akhirnya terlihat dermaga dari kejauhan dan kapal pun bergerak lambat.

image

Pelabuhan Sabang

Ingin berlayar ke pulau harapan bersama kekasih, Cukup sekian dan terimakasih

Posted from WordPress for Android

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s