Antara WiMax dan HSDPA

Walaupun judul diatas mengingatkan saya seperti judul sebuah tembang lawas, yang sering didengar dalam bus, tapi bukan mengenai itu, saya akan coba mengimpun tentang perbedaan dari Wimax dan HSDPA. buat bg Muiz semoga ini bisa membantu.:)

Wimax Vs HSDPA

Tak kenal maka tak sayang, kalau gitu kita kenalan dulu dengan Mr Wimax dan Mr HSDPA.:)

yang pertama apa itu Wimax??

teknologi Wimax

teknologi Wimax

Wimax itu adalah suatu teknologi broadband wirereless acces (BWA) saudaranya WiFi yang mempunyai kecepatan transfer data lebih tinggi (Max 75 Mbps) dan jangkauan yang lebih luas (Max 50 Km) dari Wifi yang biasa kita gunakan. Ada beberapa teknologi pendukung yang menyebabkan WiMAX mempunyai data rate dan jangkauan yang lebih bagus dibanding BWA yang lain, yaitu teknologi OFDM, OFDMA, SOFDMA, Smart antenna, power control, FEC, adaptive modulation.
setelah saya search dengan bantuan “om google” ternyata ada beberapa standart IEEE untuk wiMax yaitu :

1. IEEE 802.16 yang bekerja pada frekuensi 10-66 GHz. Standard ini hanya digunakan untuk kondisi LOS (Line of Sight) dan biasa diimplementasikan untuk komunikasi PtP(point to point).
2. IEEE 802.16a yang dikeluaran pada tahun 2003 yang bekerja pada frekuensi 2-11 GHz dan sudah menggunakan teknologi OFDM sehingga bisa digunakan untuk kondisi NLOS.
3. IEEE 802.16e Rev 2004 yang dikeluarkan pada tahun 2004. Pada standard ini sudah digunakan teknologi OFDMA, juga bekerja pada frekuensi 2-11 GHz. Pada standard ini juga memungkinkan digunakan untuk kondisi NLOS dan mempunyai kemampuan portable (belum mobile).
4. IEEE 802.16e 2005 yang bekerja pada frekuensi 2-6 GHz dan sudah mempunyai kemampuan mobile. Pada standard ini digunakan teknologi SOFDMA yang mendukung fleksibilitas dalam menangani regulasi pemerintah dan kebuthan operator.

Implementasi WiMAX antara lain :
1. cellular backhoul
2. WiFi backhoul
3. Public safety
4. Perbankan
5. lain-lain

yang kedua Apa itu HSDPA??

teknologi HSDPA

teknologi HSDPA

HSDPA merupakan pengembangan dari jaringan W-CDMA yang sudah ada. Sebagai informasi, W-CDMA adalah nama teknologi GSM yang memungkinkan adanya teknologi 3G. Tujuan HSDPA, tak lain, adalah untuk meningkatkan kecepatan maksimal transfer data, kualitas pelayanan, dan efisiensi.HSDPA memungkinkan adanya layanan video streaming, Internet akses yang cepat, dan konferensi video. Lho, bukannya 3G saja sudah bisa? Memang bisa, tapi 3G biasa cuma berkecepatan 384 Kb/detiks. Nah, HSDPA memungkinkan kecepatan data maksimal 14 Mb/detik. Wow, kan? Dalam kondisi prima, kecepatan HSDPA lebih baik ketimbang koneksi internet kabel alias DSL (Digital Subscriber Line).
Kecepatan yang seperti itu membuat HSDPA menjadi teknologi tercepat di antara seluruh teknologi jaringan bergerak (mobile).Dengan kecepatan yang demikian, mudah-mudahan, nonton televisi di ponsel, telepon video, akses Internet, dan layanan data lainnya bisa berjalan dengan mulus. Layanan lain pun bisa dirasakan lebih nikmat. Pelanggan bisa memperoleh waktu respons lebih singkat, menunggu lebih sebentar, dan menikmati kecepatan koneksi yang tinggi. Mereka menggunakan ponsel mereka untuk menelepon dan pada saat yang sama, mereka bisa mengunduh data.

HSDPA Wireless Modem

HSDPA Wireless Modem

Kecepatan HSDPA bisa meningkat karena pemindahan fungsi pemrosesan lebih dekat ke “udara”. Proses yang dipindahkan adalah proses penjadwalan jaringan dan retransmisi. Semula, kedua proses itu berjalan di pengendali jaringan radio. HSDPA juga menambah sebuah mekanisme pembagian kanal. Dengan perubahan-perubahan itu, HSDPA mengingkatkan kapasitas jaringan.Operator juga tidak perlu mengeluarkan biaya investasi yang besar untuk menghadirkan HSDPA untuk pelanggannya. Dengan sedikit memodifikasi perangkat keras W-CDMA, HSDPA sudah bisa diaplikasikan. Selain itu, HSDPA menggunakan lebar kanal 5 MHz yang merupakan kanal yang juga digunakan jaringan W-CDMA. Dengan demikian, para operator sudah bisa menggunakan infrastruktur yang sudah ada—tak perlu lagi kanal khusus.

Berikut ini perbandingan nya dimana Secara teoritis, range jarak akses WiMAX (Worldwide interoperability for Microwave Access) dapat mencapai 30 km (sama dengan range untuk GSM) dengan kecepatan bandwith 75 Mbit/s. Semakin jauh terminal dari base station, semakin lemah sinyal dari WiMAX. Jadi sinyal dengan rasio 3,5GHz akan jauh lebih cepat daripada GSM. Sementara untuk HSDPA (High Speed Downlink Packet Access) memiliki kecepatan maksimum 14,4 Mbit/s dalam jarak kurang dari 1 km dari base station. Dalam jarak 6 km, aliran data akan drop ke kecepatan 1 Mbit/s.

HSDPA memiliki beberapa prinsip yakni jika user tidak mendapat bandwith yang lebih tinggi, teknologi HSDPA masih dapat menggunakan layanan transmisi data, namun dengan bandwith yang lebih rendah (pada level WCDMA atau GPRS/EDGE), HSDPA hanya mampu mengirim transmisi data dalam hitungan dosin kilobit per second (Kbps).

Jumlah user. Teknologi HSDPA dapat digunakan untuk banyak user secara bersama-sama, sementara WiMAX paling bagus penggunaannya dalan jumlah yang terbatas, atau dalam ratusan terminal. Terlebih lagi terdapat masalah serius yang terjadi pada WiMAX dalam jaringan corporate, ketika angka user semakin bertambah. Jika semua user tiba-tiba memutuskan untuk download file besar dari Internet, hal tersebut akan berimbas pada aliran data. Namun, dalam kasus HSDPA (fitur ini adalah turunan dari CDMA) untuk kasus tersebut, semua user akan mendapat aliran data yang lambat, sedangkan pada WiMAX router dalam situasi yang sama, kemungkinan akan gagal untuk menanganinya.

Bandwith. Bandwith WiMAX dan HSDPA memiliki lebar yang sama dari base station. WiMAX tidak memiliki banyak range frekuensi, namun WiMAX memilik banyak cara untuk mengembangkannya yakni dengan membentuk range baru dari 10GHz ke 66GHz, skema modulasi baru dan MIMO (Multiple-Input-Multiple Output). Sedangkan HSDPA, yang merupakan pengembangan dari WCDMA, mampu mengatasinya untuk masalah efisiensi.

Multimedia. Kedua teknologi memiliki kapasitas yang sama untuk transmitting data multimedia. WiMAX dan HSDPA memiliki prioritas QoS dan trafik. Pilihan antara kedua komunikasi data, baik dalam WCDMA/HSDPA atau VOIP/WiMAX adalah hal yang teknis, namun dalam segi ekonomi, trafik WiMAX lebih murah daripada HSDPA.

Keamanan. HSDPA tidak menyediakan fungsi keamanan tambahan. Autentikasi user dilakukan dari SIM card (atau RUIM). Data masing-masing user akan dikodekan secara berbeda menurut standard CDMA, dan bekerja jauh lebih baik daripada algoritma kriptografi, kecuali jika ada penyusup yang masuk ke base station atau suatu ketika penyusup tersebut mendapatkan kode channel (seperti agen khusus). Sementara WiMAX telah support dengan algortima kriptografi modern (contohnya AES dengan kunci 1024 bit). WiMAX akan menyenangkan user yang ingin menyimpan kerahasiaan datanya, namun kerahasiaan data user tersebut tidak bertahan lama, seperti perumpamaan tidak ada keamanan yang tidak bisa dijebol. (sumber digit.life.com

3 pemikiran pada “Antara WiMax dan HSDPA

  1. Wah mantep juga blog mu Bro..
    Lanjut terus..
    Belajar dan berbagi🙂

    Regards,

    Riyantoro

  2. business-free-to.blogspot.com/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s